Pakar Aceh : Minta Plt Bupati Bireuen Untuk Menegur Dinsos Jangan Menimbun Bantuan Covid 19 Pemda Aceh

Pakar Aceh : Minta Plt Bupati Bireuen Untuk Menegur Dinsos Jangan Menimbun Bantuan Covid 19 Pemda AcehReviewed by Redaksion.This Is Article AboutPakar Aceh : Minta Plt Bupati Bireuen Untuk Menegur Dinsos Jangan Menimbun Bantuan Covid 19 Pemda AcehSuaraperistiwa.com,Bireuen – Pengurus Yayasan Dewan Pimpinan Pusat Analisis Kajian Dan Advokasi Rakyat Aceh (PAKAR ACEH) M.Iqbal S.Sos, saat diminta tanggapannya oleh media ini, terkait masih disimpannya Ribuan jenis sembako di Gudang Dinsos Bireuen, Bantuan dari Pemerintah Aceh tanpa disalurkan kepada warga yang menerima dampak sosial.     Saat keseriusan Pemerintah melaksanakan kebijakan penanganan pencegahan Covid-19 […]

Suaraperistiwa.com,Bireuen – Pengurus Yayasan Dewan Pimpinan Pusat Analisis Kajian Dan Advokasi Rakyat Aceh (PAKAR ACEH) M.Iqbal S.Sos, saat diminta tanggapannya oleh media ini, terkait masih disimpannya Ribuan jenis sembako di Gudang Dinsos Bireuen, Bantuan dari Pemerintah Aceh tanpa disalurkan kepada warga yang menerima dampak sosial.

M.Iqbal S.Sos (Pengurus Yayasan Dewan Pimpinan Pusat Analisis Kajian Dan Advokasi Rakyat Aceh)

 

 

Saat keseriusan Pemerintah melaksanakan kebijakan penanganan pencegahan Covid-19 secara sinergi.

Sedangkan Pemerintah Bireuen sebelumnya telah menyalurkan ribuan bantuan sosial sembako pada tahap pertama dari sumber dana APBK Bireuen.

Namun masih banyak belum tepat sasaran dan hingga kini masih banyak ada masyarakat di pendalaman Gampong/Desa belum merata menerima bansos tersebut, akibat dampak ekonomi dan sosial.

 

BACA JUGA : https://www.suaraperistiwa.com/daerah/diduga-bantuan-covid-19-pemerintah-acehmasih-tertumpuk-di-gudang-dinsos-bireuen/

 

Dan Menurut Iqbal Pakar Aceh ini selama ini aktif menyuarakan dan mengontrol kebijakan pemerintah dalam hal ini meminta Pemerintah Kabupaten Bireuen, melalui Pak Plt Bupati untuk segera memerintahkan Dan Menegur Kepala Dinas Sosial Bireuen untuk segera menyalurkan bantuan sembako dari Pemerintah Aceh kepada masyarakat di 17 Kecamatan dari 609 Gampong/Desa seluruh Bireuen.Ujar Iqbal Sabtu,9 Mei 2020.

Padahal selama ini kita lihat, kurang lebih sebanyak 6960 paket dalam bentuk sandang pangan sembako bantuan sosial dari Pemerintah Aceh sudah tiba sejak rabu (29/04) lalu.

 

Pada beberapa waktu yang  diterima langsung oleh PLT Bupati Bireuen bersama Satgas Gugus Tugas Covid-19 Bireuen.

Namun hingga saat ini berbagai jenis Bantuan Sosial tersebut, publik Bireuen menduga hingga kini masih ditempatkan dalam Gudang Dinsos Bireuen.

 

Padahal sudah tiba waktunya dibagikan kepada masyarakat secara tepat guna dari pada masih tersimpan di Gudang Dinas Sosial Kabupaten Bireuen tanpa ada yang bisa bermanfaat untuk masyarakat yang sangat membutuhkan penyaluran sembako dari Pemerintah Provinsi Aceh.

 

Kita khawatir kedepannya bila Stok Bansos Sembako tersebut terlalu lama disimpan bisa busuk.

 

Dan sehingga masyarakat tidak mau menerimanya bantun tersebut dan terjadi kehilangan barang bansos sedikit demi sedikit siapa yang bertanggungjawab dalam gudang tersebut milik hak masyarakat Bireuen dari dampak penanganan Covid-19.

 

Semestinya Pemda Bireuen bersama Dinas Sosial  bisa sinergis dan patuh atas anjuran Pemerintah tanpa memperlambatkannya untuk segera mungkin disalurkan kepada pihak masyarakat sangat membutuhkan tanggungjawab moral kita semua, selaku penerima mamfaat, yang akibat dampak sosial dan ekonomi pasca Pemerintah melakukan penanganan tanggap darurat terhadap Bencana Covid-19 yang bukan bencana Alam di seluruh Indonesia, Khususnya dikabupaten Bireuen.

Apalagi sebagian masyarakat Desa hingga sekarang masih menunggu giliran tahap gelombang kedua yang beberapa waktu lalu saat disalurkan oleh Pemda dan Camat serta Keuchiek sebagai Kepala Desa bersama Aparaturnya.

Dan ada masyarakat yang belum meneriman sembako tersebut dan disuruh menunggu jatah gelombang tahap kedua untuk merasakan keadilan sosial dari Pemerintah yang sudah bersabar menjelang akhir puasa Ramadhan dan Menjelang Lebaran Idul Fitri 1441 H untuk bisa segera direalisasi dengan dipercepat teknis penyaluran dan data yang valid oleh petugas PKH Dan TKSK di bawah Dinas Sosial Bireuen untuk mendata masyarakat yang ekonomi sudah terpuruk.Tutupnya.[HRI]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below