Bansos Menumpuk Digudang, Dr Taufiq : Kapolres Harus Panggil Kepala Dinsos Bireuen

Bansos Menumpuk Digudang, Dr Taufiq : Kapolres Harus Panggil Kepala Dinsos BireuenReviewed by Redaksion.This Is Article AboutBansos Menumpuk Digudang, Dr Taufiq : Kapolres Harus Panggil Kepala Dinsos BireuenSuaraperistiwa.com,Aceh – Ditengah pandemi Corona virus disease 2019 (Covid-19) yang menyita perhatian publik internasional, dan juga Aceh khususnya. Masih ada upaya yang tidak terpuji serta mencurigakan bahkan berpotensi memanfaatkan kebutuhan pokok rakyat di Kabupaten Bireuen.   Menanggapi hal itu, Dr. Taufiq Abdul Rahim, SE., M.Si, kepada media Rabu 20 Mei 2020,Mengatakan, terkait adanya penumpukan bantuan […]

Suaraperistiwa.com,Aceh – Ditengah pandemi Corona virus disease 2019 (Covid-19) yang menyita perhatian publik internasional, dan juga Aceh khususnya. Masih ada upaya yang tidak terpuji serta mencurigakan bahkan berpotensi memanfaatkan kebutuhan pokok rakyat di Kabupaten Bireuen.

Foto : Bantuan Covi-19 di gudang Dinsos Kabupaten Bireuen(dok)

 

Menanggapi hal itu, Dr. Taufiq Abdul Rahim, SE., M.Si, kepada media Rabu 20 Mei 2020,Mengatakan, terkait adanya penumpukan bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Bireuen yang merupakan penyaluran sosial terhadap masyarakat miskin, miskin baru, dan pengangguran sekitar 6.986 kepala keluarga (KK), terhadap 17 kecamatan serta 5 bahan kebutuhan pokok yaitu beras, gula, minyak goreng, ikan kaleng, dan mie instan/intermie.

 

“Ditengah hebohnya berita atas simpang siur data serta akurasinya atas penumpukan bantuan di gudang dinsos, bantuan sosial ini jangan ditunda lagi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bireuen terutama Dinas Sosial Bireuen,”kata Dr. Taufiq Abdul Rahim ketua lembaga penelitian universitas Muhammadiyah Aceh

 

“Seharusnya sesuai dengan instruksi Kapolri atas perintah Presiden RI untuk mengawasi bansos, ini sudah harus dilaksanakan oleh Kapolda Aceh dan dilapangan menjadi kewenangan Kapolres Bireuen agar bantuan sosial ini tidak disalahgunakan serta diselewengkan,”jelas Dr Taufiq.

 

Sebaiknya, jika ada indikasi serta usaha untuk menyelewengan, secara tegas Kapolres Bireuen harus memanggil Kepala Dinas Sosial Bireuen.

Apabila masih juga tidak disalurkan segera ambil tindakan hukum yang berlaku,tegas Dr. Taufiq.

 

“Masyarakat dan seluruh elemen yang ada terus peduli terhadap nasib rakyat, dan kita sangat mendukung Polri serta mengharapkan ada tindak tegas terhadap upaya penyelewengan atau ingin memanipulasi bantuan sosial terhadap hajat hidup masyarakat miskin di Bireuen.

 

“Masyarakat yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Bireuen sangat berharap agar bantuan sosial yang tertimbun digudang Dinsos disalurkan segera. Hal ini sesuai dengan perintah serta arahan Presiden RI serta Kapolri,”ungkapnya.

 

“Oleh karena itu, jangan biarkan pejabat publik di Bireuen mengambil, merampas, serta merampok jatah hidup rakyat ditengah kesusahan dan covid-19 ini.

 

“Rakyat Bireuen yang miskin dan kesusahan perlu mempertahankan hidup, Bupati Bireuen dan Kepala Dinas Sosial Bireuen jangan lagi mencari alasan data atau lain sebagainya, sehingga bantuan dari Pemerintah Aceh menumpuk di gudang,”tegasnya lagi Dr. Taufiq.

 

“Penumpukan bantuan di Gudang Dinsos,
selain menyengsarakan serta menyiksa rakyat yang sangat membutuhkan, ada konsekwensi hukum di depan mata. Sebaiknya Kapolda Aceh melalui Kapolres Bireuen, menindak tegas jika masih saja bansos tersebut digudangkan atau ada niat jahat lainnya,”tutup Dr. Taufiq Abdul Rahim.[Hri]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below