Dirjen PAS : Deteksi Dini Gangguan Keamanan,Berantas Narkoba,danTingkatkan Sinergi KunciPemasyarakatan Maju

Dirjen PAS : Deteksi Dini Gangguan Keamanan,Berantas Narkoba,danTingkatkan Sinergi KunciPemasyarakatan MajuReviewed by Redaksion.This Is Article AboutDirjen PAS : Deteksi Dini Gangguan Keamanan,Berantas Narkoba,danTingkatkan Sinergi KunciPemasyarakatan Maju  Suaraperistiwa.com,Jakarta – Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga, tegaskan tiga kunci untuk Pemasyarakatan maju.   “Deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, berantas narkoba, dan sinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) lain menjadi kunci Pemasyarakatan maju,” tegas Reynhard saat memberikan pengarahan kepada seluruh Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv PAS) dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka. UPT) Pemasyarakatan […]

 

Suaraperistiwa.com,Jakarta – Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga, tegaskan tiga kunci untuk Pemasyarakatan maju.

 

“Deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, berantas narkoba, dan sinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) lain menjadi kunci Pemasyarakatan maju,” tegas Reynhard saat memberikan pengarahan kepada seluruh Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv PAS) dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka. UPT) Pemasyarakatan seluruh Indonesia melalui videoconference,Pada  Jumat (12/6/2020).

 

Ia menyebut saat ini penyebab terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban adalah akibat belum dilaksanakannya deteksi dini dengan maksimal.

 

Hal tersebut berdampak terhadap munculnya berita-berita negatif tentang Pemasyarakatan.

 

Lebih lanjut, Reynhard menuturkan deteksi dini adalah tindakan di mana petugas mampu melakukan antisipasi akan kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi.

 

“Contohnya peristiwa kerusuhan dan pelarian yang bisa kita petakan, itulah yang dimaksud dengan deteksi dini,” terangnya.

 

Di kesempatan tersebut, ia juga memberikan tanggung jawab kepada seluruh pimpinan yang berada di UPT. “Kontrol berada di tangan Kalapas dan Karutan yang bertugas sebagai ‘manager’. Saya berharap Kalapas dan Karutan tidak hanya memimpin Warga Binaan Pemasyarakatan, tetapi juga anak buah,” harap Reynhard.

 

Reynhard turut mengapresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan petugas Pemasyarakatan di UPT untuk memberantas peredaran narkoba.

 

Tak lupa, ia juga menyampaikan apresiasi yang datang dari Presiden Republik Indonesia atas pemindahan narapidana kasus narkotika di wilayah DKI Jakarta dan Banten ke Nusakambangan beberapa waktu lalu.

 

“Apabila ditemukan atau diketahui ada petugas yang terlibat dalam peredaran gelap narkotika di dalam lapas dan rutan, segera dilaporkan kepada Direktur Keamanan dan Ketertiban,” tegas pria berdarah Batak tersebut.

 

Pesan penting terakhir yang disampaikan Reyhnard adalah mengenai sinergi Pemasyarakatan dengan APH lain. “Sinergi ada hal penting.

 

Saya melihat sudah ada beberapa beberapa UPT dan Kadiv PAS yang melakukan sinergi dengan BNN dan Kepolisian. Hal ini bisa jadi contoh dan diteruskan oleh UPT lainnya,” tutupnya.[red_]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below