Kanwil Jawa Barat,Kabupaten Bandung Barat Pilot Project New Sikenot

Kanwil Jawa Barat,Kabupaten Bandung Barat Pilot Project New SikenotReviewed by Redaksion.This Is Article AboutKanwil Jawa Barat,Kabupaten Bandung Barat Pilot Project New SikenotSuaraperistiwa.com,Bandung – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat Imam Suyudi didampingi Kepala Divisi Administrasi Ngadiono Basuki, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Heriyanto gelar rapat Pemaparan Aplikasi Sistem Informasi dan Laporan Kinerja Notaris yang telah dikenal Sikenot di Ruang Rapat Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat, Jumat (05/06/2020).   Turut hadir Ketua […]

Suaraperistiwa.com,Bandung – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat Imam Suyudi didampingi Kepala Divisi Administrasi Ngadiono Basuki, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Heriyanto gelar rapat Pemaparan Aplikasi Sistem Informasi dan Laporan Kinerja Notaris yang telah dikenal Sikenot di Ruang Rapat Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat, Jumat (05/06/2020).

 

Turut hadir Ketua Majelis Pengawas Daerah (MPD) Kabupaten Bandung Barat Anna Yulianti, Kepala Bidang Pelayanan Hukum Ahmad Kapi Sutisna dan staf.

 

Kegiatan ini bermaksud untuk mengenal lebih jauh Sikenot versi baru dan fitur-fitur tambahannya beserta keunggulannya.

 

Di samping itu kegiatan ini berguna untuk meningkatkan sinergitas MPD dan Kanwil Jabar dalam tugas dan fungsinya untuk membina dan mengawasi Notaris di Kabupaten Bandung Barat.

 

Anna Yulianti memberikan paparan Sikenot dimulai dari :

1. Registrasi (data Nama, No. Telp, Email, foto, Surat Keputusan yg masuk akan diverifikasi oleh administrasi)

2. Login dan pasword;

3. Informasi dan Pelaporannya.

 

Aplikasi ini berguna untuk mengawasi kinerja Notaris di Kabupaten Bandung Barat, terutama jumlah akta yang dikeluarkan oleh Notaris, akta yang dibekukan, akta yang disahkan selama 1 bulan berjalan.

 

Akta tersebut merupakan akta yang diupload sebelumnya oleh Notaris ke dalam Sikenot.

 

Hal yang melatar belakangi Anna membangun aplikasi ini yaitu untuk mengawasi kinerja Notaris dan mempermudah dalam pembinaan Notaris agar tetap berkinerja sesuai dengan aturan dan sumpah pengangkatan jabatan Notaris, menghindari penyalahgunaan wewenang.

 

Dalam masa pandemi COVID-19 ini, aplikasi Sikenot mampu membantu MPD mempermudah pengawasan Notaris menghindari kegiatan-kegiatan yang mengundang kerumunan sejumlah orang.

 

Dalam rangka pembangunan Zona Integritas Kanwil Kemenkumham Jawa Barat menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani, maka inovasi layanan publik harus diwujudkan yang salah satu program inovasi tersebut yaitu Sikenot ini.

 

Imam Suyudi menegaskan, “Kanwil Kemenkumham Jabar akan menjadwalkan virtual meeting secepatnya dengan 25 MPD Se-Jawa Barat untuk perkenalan Kakanwil Kemenkumham Jabar dan sosialisasi penggunaan aplikasi Sikenot yang direncanakan Kabupaten Bandung Barat menjadi Pilot Project dan selanjutnya seluruh Jawa Barat menjadi Final Project.” tegas Imam.[red_]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below