Yasonna H. Laoly : Pejabat di Kemenkumham Harus Menjadi Problem Solver Bukan Problem Maker

Yasonna H. Laoly : Pejabat di Kemenkumham Harus Menjadi Problem Solver Bukan Problem MakerReviewed by Redaksion.This Is Article AboutYasonna H. Laoly : Pejabat di Kemenkumham Harus Menjadi Problem Solver Bukan Problem MakerSuaraperistiwa.com,Jakarta – Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mempunyai terobosan-terobosan baru dan kreatif serta mampu menjadi problem solver bagi pemerintah bukan justru sebaliknya, menjadi problem maker. Hal ini sangat diperlukan, apalagi di dalam kondisi yang penuh tantangan luar biasa seperti saat ini.   Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H. […]

Suaraperistiwa.com,Jakarta – Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mempunyai terobosan-terobosan baru dan kreatif serta mampu menjadi problem solver bagi pemerintah bukan justru sebaliknya, menjadi problem maker.

Hal ini sangat diperlukan, apalagi di dalam kondisi yang penuh tantangan luar biasa seperti saat ini.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H. Laoly saat melantik Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kemenkumham.

 

“Dibutuhkan pejabat-pejabat yang bekerja dengan dedikasi luar biasa untuk menghadapi dan menyelesaikan berbagai persoalan yang ada,” kata Yasonna di Graha Pengayoman Kemenkumham, pada Kamis (28/05/2020).

 

Menurut Yasonna, Bangsa ini perlu orang-orang yang mempunyai integritas, kompetensi, profesionalitas, berkinerja tinggi, dan mempunyai moralitas yang bagus sehingga mampu mengabdi, berkomitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.

 

“Khususnya dalam menyelesaikan persoalan dan tantangan di Kementerian Hukum dan HAM dengan tugas dan fungsi yang sangat heterogen,” tutur Yasonna.

 

Apalagi dengan memasuki Era New Normal, Yasonna mengharapkan agar para pejabat yang dilantik untuk mempersiapkan aturan, sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana kerja sebaik-baiknya.

 

“Dan tentunya yang terpenting adalah membangun mental disiplin untuk menjalankan kehidupan New Normal nanti,” kata Yasonna di kegiatan pelantikan yang juga disiarkan secara virtual dari Kanwil Kemenkumham Riau.

 

Menkumham juga menyampaikan agar seluruh layanan publik dan pelaksanaan tugas fungsi di lingkungan Kemenkumham harus sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan aturan Kementerian Kesehatan RI.

Selain itu, Yasonna meminta seluruh ASN untuk menjaga kesatuan dan persatuan terutama di masa pandemi Covid-19.

 

“Dalam kondisi apapun kita harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan, saya yakin jika seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM kompak, solid, berusaha keras, bekerja keras dan berdoa dengan tekun, maka Tuhan akan memberikan jalan keluar bagi kita untuk segala permasalahan yang kita hadapi,” ujarnya dalam kegiatan pelantikan yang dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 ini.

 

Pejabat Tinggi Pratama yang dilantik hari ini yaitu Sudjonggo sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan; Ibnu Chuldun sebagai Kepala Kanwil Kemenkumham Riau; Mohamad Aliamsyah sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum; Lucky Agung Binarto sebagai Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal; Danan Purnomo sebagai Kepala Kanwil Kemenkumham Lampung dan Nofli sebagai Direktur Merk dan Indikasi Geografis pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.[red_dd]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below