Petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Narkotika Jakarta Jalani Rapid Test COVID-19

Petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Narkotika Jakarta Jalani Rapid Test COVID-19Reviewed by Redaksion.This Is Article AboutPetugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Narkotika Jakarta Jalani Rapid Test COVID-19Suaraperistiwa.com,Jakarta – Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 (Coronavirus Disease) di Lingkungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia DKI Jakarta dan menindaklanjuti bantuan rapid test covid-19, maka dilaksanakannya screening bagi petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP).   Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta selaku Unit Pelaksana Teknis kembali melaksanakan […]

Suaraperistiwa.com,Jakarta – Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 (Coronavirus Disease) di Lingkungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia DKI Jakarta dan menindaklanjuti bantuan rapid test covid-19, maka dilaksanakannya screening bagi petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP).

 

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta selaku Unit Pelaksana Teknis kembali melaksanakan Kegiatan Rapid Tes Covid-19 bagi Petugas dan Warga Binaan untuk yang Ke-5 (lima) kalinya selama bulan Maret s/d Mei. Pada Senin, (11/05).

 

Kegiatan ini dilaksanakan di Poliklinik Lapas Narkotika Jakarta yang dimulai pada pukul 09:00 – 12:00 WIB bagi Petugas dan pukul 13:30 – 15:00 WIB bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.

Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta Oga G. Darmawan menyampaikan kepada tim humas bahwa “Langkah awal rapid test dilakukan kepada para petugas sebagai skala prioritas, terutama petugas pengamanan yang berhubungan dengan para warga binaan dan petugas yang mempunyai riwayat ke luar kota atau pernah terindikasi melakukan kontak dengan pasien ODP (Orang Dalam Pengawasan)”.

 

dr. Birindra Dewi selaku dokter di poliklinik Lapas Narkotika Jakarta menyampaikan kepada tim humas “Hasil pelaksanaan rapid test pada hari ini dari 35 petugas yang mengikuti screening hasilnya Negatif semua, begitu juga screening dari warga binaan sebanyak 20 orang juga hasilnya Negatif, hasil ini menandakan protokol kesehatan dan pelaksanaan pencegahan penyebaran covid-19 sudah berjalan dengan baik”.

 

Beliau menambahkan total keseluruhan Rapid Test yang dilaksanakan dari bulan Maret – Mei sebanyak 136 petugas dan 35 WBP.

Rapid test ini dilakukan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Guna menyelamatkan seluruh penghuni Lapas Narkotika Jakarta. Para petugas Lapas juga tetap menerapkan protokol pencegahan COVID-19 dengan mengenakan masker, mencuci tangan dan physical distancing.[]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below